Disclaimer!!! Full curhat! Postingan sampah! Yang ndak suka, boleh loh langsung disekip.

Ketika baik dan buruk begitu abstrak… Ketika yang baik adalah buruk dan yang buruk adalah baik. Apakah berarti kita harus melakukan hal yang buruk untuk tetap terlihat baik?
Rumit yah, tapi kira-kira itu yang aku dapati dalam beberapa hari ini. Melihat seseorang melakukan hal buruk kepadaku yang dianggapnya baik. Dan dia tetep beralasan itu demi kebaikanku.
Aku bingung…
Aku bingung ketika harus membencinya adalah sebuah kebaikan untuk aku sekarang. Padahal dia adalah seorang teman baik.
Tapi ini dunia nyata. Dan inilah adanya. Baik dan buruk tidak sejelas seperti film kartun di tivi atau di dongeng-dongeng anak kecil. Dimana anak baik akan terus menjadi baik. Dan nenek sihir akan selamanya menjadi jahat…
Terima kasih teman… Kamu sungguh baik sekali melakukan sesuatu demi kebaikanku, menurutmu. Tapi sekali lagi baik menurutmu belum tentu baik menurutku… Baik dan buruk itu subyektif, bukan? Dan maaf, aku tidak bisa menerima kebaikanmu.
*sigh*
*merobek kertas yang sudah penuh berisi tulisan itu. Lembar putih telah menanti dan siap di isi.*



