Bab Perjalanan Pencarian Panjang (part 1)

Tuesday, November 24, 2009

disclaimer : Full curhat!

friendship

Cerita ini berawal dari tahun 2001.

Seorang perempuan sebaya, melangkahkan kakinya memasuki ruang kelas II.4, sebuah SMP Negeri di Bali. Satu kelas yang awalnya berisik, mendadak senyap. Semua memandangi dari ujung rambut hingga ujung kaki. Termasuk aku. Disanalah pertama kali aku melihatnya.

Duduk persis dibelakangku. Senyum basa-basi sekaligus grogi karena belum kenal siapa-siapa. Istirahat pertama, aku sok-sokan berani kenalan sama dia. Untungnya dia baik.

Tapi gak semua orang nganggep begitu…

Berhubung dia pindahan dari ibukota, dan sempat juga besar di kota kembang, dialeknya masih “Jakarta” sekali, lengkap dengan lo-gue nya. Sialnya, di sini orang-orang masih tertutup untuk menerima hal berbeda semacam itu. Akhirnya munculah diskriminasi. Banyak yang bilang dia sombong, sok gaul, belagu, sok Jakarta, suaranya dibuat-buat, dan lain sebagainya. Sebuah adaptasi yang cukup sulit untuk perempuan kecil seusianya.

Beruntung aku dibesarkan disekolah swasta yang banyak pendatangnya. Setidaknya aku bisa menerima apa yang tidak bisa diterima kebanyakan temen-temenku di SMP Negeri itu.

Dalam waktu singkat, kami jadi sangat akrab. Dia ikut ekskul yang sama seperti aku, karate. Trus aku juga ngajak dia ikut ekskul KIR (hahaha, dari dulu, aku ini tukang hasut yang ulung). Begitulah sampai kami lulus sekolah menengah pertama ini.

Kami pisah sekolah. Aku di SMA Negeri itu, dia di SMA Swasta itu.

Kami masih kontak-kontakan (kebetulan rumah kami juga satu kompleks, tapi beda blok). Sampai awal kenaikan kelas 2 SMA, tahun 2004.

Malam hari dia menelepon.. Nanya kabar seperti biasa. Lalu, mulailah pembicaraan itu. Dia bilang harus pindah ke Jakarta. Aku masih tenang, karena aku pikir masih beberapa bulan lagi. Tapi ternyata, dia bilang besok. Iya benar-benar besok dia berangkat.

Senyap.

*bersambung*

20 Comments

  1. iphan says:

    Kisah selanjutnya tunggu hari rabu ya…

  2. Utet says:

    harus hari rabu???

  3. iphan says:

    besok bisa sih… eh besok kan hari rabu LOL

  4. oCHa says:

    jadi ini tho cewek yang bikin dada kamu sesak itu? :p

  5. iphan says:

    @ocha : err.. bukan… ehehehe :D

    @kang sandal : sepertinya aku mau bikin sampe part 3. :D

  6. nicowijaya says:

    aku kok ngerasanya kayak baca cerita apa gitu ya… nggggg
    tapi bagus kok phan, penasaran kelanjutannya.

  7. .gungws says:

    eh, kmu pernah ikut ekskul karate,phan!??wauuw

  8. iphan says:

    @nicowijaya : hihihi.. kalo aku gabung, jadi panjaaang banget…

    @gungws : aku SMP karate loh… sampe coklat. hehehe..

  9. nahdhi says:

    Iya baru nyadar sekarang (sudah) hari selasa.

  10. Anil Devdan says:

    Mas Iphan, selamat pagi. Salam kenal dulu ya. Ceritanya kependekan :D

  11. mawi wijna says:

    senyap karena tiba-tiba mati listrik atau kabel telepon putus?

    *nunggu hari Rabu*

  12. Chic says:

    eh ini cerbung ya phan? fiksi kan?
    hihihihihihihi
    (ninja)

  13. iphan says:

    @nahdi : cepet kan?

    @anil devdan : sngaja, karena aku gak suka baca yang kepanjangan :D

    @mawi wijna : senyap karena… *kehabisan kata-kata*

    @chic : sayangnya ini kisah nyata :(

  14. chiw says:

    lha terus saiki ketemu meneh ngono Phan?

  15. dhodie says:

    tulisan yang menarik … *melanjut ke tulisan berikutnya*

  16. lambang says:

    pisah ama sahabat emank nggak mengenakkan! be strong buddy. .

  17. Yudhi says:

    Ceritanya musti sambil menyelami pikiran mas ivan

Leave a Reply

Pingbacks & Trackbacks

  1. ivanloviano.com » Blog Archive » Bab Perjalanan Pencarian Panjang (Part 2) - Pingback on 2009/11/25
  2. ivanloviano.com » Blog Archive » Bab Perjalanan Pencarian Panjang (Part 3 – end) - Pingback on 2009/12/31