Bab Sweet Dreams Walking Tour, Melbourne

Untuk ukuran kota Melbourne di musim gugur, cuaca cerah di hari Sabtu pagi adalah hal yang berharga. Karena semua orang tahu, kondisi cuaca ini bisa saja berubah dalam hitungan menit. Tapi saya beruntung, karena cuaca cerah hingga sore hari, dan menjadi hari yang tepat untuk saya mengikuti Sweet Dreams Walking Tour. (Ps: tur ini sangat saya rekomendasikan kalau kamu suka kuliner, terutama dessert)

Pergilah saya ke daerah South Yarra dan bertemu dengan tour guide sekaligus penggagas Sweet Dreams Walking Tour ini: Andrew Prior. Kalau kamu mengikuti acara reality show Master Chef Australia, Andrew ini adalah salah satu kontestannya. Perawakannya besar, dan sangat ramah. Andrew banyak menjelaskan bagaimana ia memulai bisnis tur ini pasca kepulangannya dari TV Show Masterchef, dan bagaimana ia didukung oleh pemilik kafe dan cake shop di Melbourne, bahkan didukung oleh Tourism Victoria hingga tur nya ini masuk dalam daftar list resmi situs Visit Melbourne.

Sweet Dreams Walking Tour Melbourne, diawali dari sini: Lux Bite

Seperti namanya, di tur ini kami berjalan dari cake shop satu, ke cake shop lainnya sembari mencicip menu terbaik yang ditawarkan. Petualangan saya dimulai oleh satu cake shop mungil yang pemiliknya adalah kewaraganegaraan Malaysia: LuxBite. Apa yang saya temukan? Sederet macarons dengan gradasi warna super cantik, seperti melihat katalog kain, atau cat tembok, tapi semuanya bisa dimakan.

Selanjutnya kami beranjak ke Traiteur. Sebuah bakery shop kecil, tapi cantik banget tidak jauh dari LuxBite. Di sana saya disuguhkan eclairs aneka rasa dan semuanya enak. Saya paling suka rasa kelapa dan dark chocolate. Yummm…

Setelah makan eclairs yang nyaris bikin kenyang. Kamipun beranjak ke cake shop selanjutnya kami melanjutkan tur menuju Zumbo. Tempatnya cantik banget! Sayang saya terlalu kenyang untuk mencicip kudapan manis yang ada di sini. Akhirnya cuma foto-foto tempatnya aja. Setelah Zumbo, kami singgah di Burch & Purchese untuk membeli coklat kemasan, dan aneka camilan menggugah selera. B&P ini tempat yang cocok buat belanja oleh-oleh. Soalnya selain jenis coklatnya beragam, kemasannya memungkinkan untuk dibawa perjalan jauh, plus ini memang made in Melbourne.

Tidak membuang-buang waktu lagi. Kami secepat kilat sudah memasuki A La Folie Melbourne, salah satu cake shop di Melbourne yang sangat terkenal dengan macarons nya. Bahkan malam sebelumnya, Michael Buble sempat mampir untuk membeli sekotak macarons.

Visit Melbourne for the chocolate!

Nah, sampailah kita pada pemberhentian terakhir (perut rasanya sudah mau meledak, saking kenyangnya. Tapi anehnya mulut nggak capek-capek buat ngunyah). Tempat terakhir ini, memang cocok jadi tempat penutup: Ganaché Chocolate. Selain menawarkan coklat yang kayak diturunin dari surga, kita juga bisa belajar bikin coklat sendiri dengan standar kafe ini. Sayang, waktu saya tidak cukup untuk belajar bikin coklat karena saya sudah mendaftar tur lain yang jadwalnya sangat berdekatan.

Tapi saya sungguh puas dengan Sweet Dreams Walking Tour ini. Apalagi Andrew orangnya lucu dan sangat informatif mengenai kafe-kafe hits dan recommended di Melbourne.

Kalau lagi di Melbourne, dan mau reservasi bisa kunjungi webnya di sini.

 

Be Sociable, Share!

← Previous post

Next post →

2 Comments

  1. Aakkk kasih tau suami ah XD

  2. Linda: Kamu hanimun ke Melbourne? Aku boleh nyempil di koper gak?

Leave a Reply