Setelah 2 hari menyelesaikan jalan-jalan di Jawa Timur Park Complex, saya memutuskan menambah satu hari lagi untuk berkeliling di kota Batu.

Mumpung masih di sini, saya ingin memenuhi 1 bucket list saya: bermain paragliding di Gunung Banyak, Songgoriti, Batu. Saya sebelumnya menelfon penyedia layanan paralayang, Mas Surya Futol yang saya dapat dari hasil googling. Dari mas Surya ini, saya dihubungkan dengan Mas Ardi, orang yang jadi tandem (plus pemandu) saya selama di udara. Nah ketika menelepon mas Surya, dia belum bisa memastikan saya bisa terbang atau tidak, karena cuaca beberapa hari sebelumnya tidak menentu.

Saat hari H, saya mendapat SMS dari mas Surya kalau angin siang itu mendukung untuk terbang. HORE! Langsung saja kami tancap gas ke Gunung Banyak menggunakan aplikasi Waze, dan arahan dari penduduk lokal.

Di perjalanan kami sempat ragu dengan medan yang ternyata cukup sulit untuk dilalui. Sepeda motor yang kami kendarai sampai kewalahan mengantar kami hingga puncak. Untung pemandangannya bagus, jadi beberapa kali kami berhenti buat mengambil gambar. Sampai di puncak, saya bertemu dengan Mas Ardi dan langsung siap-siap untuk terbang (tanpa mengantri). Di sini saya merasakan enaknya booking online, karena pengunjung yang lain harus mengantri panjang sampai 14 orang. Harga untuk bermain paralayang ini: 350 ribu/orang.

Bermain paragliding itu seperti bermain surfing. Kita harus  sabar menunggu angin berhembus ke arah yang tepat. Kalau tidak ada bantuan angin, kita tidak akan bisa terbang. Saya mendapat giliran pertama untuk terbang, baru disusul oleh teman saya. Pas di udara… rasanya…. SUMPAH SERU BANGET!

Rasanya kayak beban hidup selama ini ikutan terbang semua. Oke yang barusan lebay. Tapi memang itu pengalaman pertama saya main paragliding dan menyenangkan sekali.

Paralayan Online di Batu Malang

Paralayang dari hasil pesan online sebelum ke sana

Persiapan Paralayang di Batu Malang

Persiapan Paralayang di Batu Malang

Paralayan di Batu Malang

Seru! Paralayan di Batu Malang

Jeda antara saya dengan teman saya itu sekitar 20 menit. Namun ternyata, 20 menit itu bisa mengubah semua rencana kami. Angin dan cuaca mendadak kurang bersahabat. Teman saya terpaksa menunggu angin berhembus dari arah yang tepat. Sayang… Hingga sore, angin tidak memberi kesempatan kedua untuk hari itu. Kami terpaksa kembali, dan teman saya tidak jadi terbang.

Tapi walau tidak jadi terbang, teman saya sudah banyak mendapat foto-foto bagus selama di puncak Gunung Banyak. Dan kami tetap happy sehingga memutuskan untuk… menunda kepulangan kami dan lanjut ke Gunung Bromo! Horeee!

Kota Batu, Malang dari atas paralayang

Kota Batu, Malang dari atas paralayang

Tips:

  • Booking online lebih dulu sangat disarankan
  • Periksa prakiraan cuaca sebelum datang, kalau bisa datang pada musim panas.
  • Bawa kamera gopro! yang sudah ada tongsisnya. Kalau nggak punya kamera GoPro, pake handphone aja, nanti kita dipinjemin tongsis yang sudah dilengkapi dengan alat pengaman agar tidak jatuh.
Be Sociable, Share!