Bab Rezeki dari Pohon Gaharu yang Tersakiti

Matahari belum menunjukkan kehadirannya. Saya yang belum tidur sudah melaju menuju bandara yang ramainya seperti pasar tradisional. Perjalanan kali ini akan sedikit berbeda dengan perjalanan lainnya.

Kalau biasanya saya traveling untuk melihat keindahan alam, kali ini saya traveling untuk bertemu dengan orang yang sudah menginspiriasi saya dan banyak orang. Mereka yang akan saya temui ini telah mendapat penghargaan dari SATU (Semangat Astra Terpadu Untuk) Indonesia Awards beberapa tahun lalu. Siapa sajakah mereka?

Untuk menjawab pertanyaan itu, pesawat pagi jam 05.00 sudah siap mengantarkan saya ke Lombok, bertemu langsung dengan 4 pemenang SATU Indonesia Awards yang ada di NTB dan sekitarnya. Keempat pemenang SATU Indonesia Awards itu adalah: Marwan Hakim, Maharani, Amilia Agustin, dan Mansetus Kalimantan Balawala.

Saya sangat beruntung bisa bertemu dan mendengarkan langsung cerita dari keempat orang ini, dan apa yang telah mereka lakukan untuk lingkungan juga masyarakat.

Maharani - Salah satu pemenang SATU Indonesia Award dari Lombok

Maharani – Salah satu pemenang SATU Indonesia Award dari Lombok

Maharani misalnya. Pemuda Lombok Timur ini selama beberapa tahun belakangan gigih mengedukasi masyarakat, dan juga pemerintah akan manfaat bertani pohon Gaharu. Saya pun penasaran, apa manfaat pohon ini sehingga ia begitu konsisten membudidayakannya, mengajak masyarakat untuk ikut menanam, juga mengajak pemerintah untuk membuat aksi ini menjadi sebuah program pemerintah lokal?

Jawaban dari pertanyaan saya ini harus ditunda dulu, karena Maharani mengajak saya langsung ke lokasi pembudidayaan Pohon Gaharu yang terletak tidak jauh dari kota Mataram Lombok.

Di perjalanan, saya membayangkan bahwa tempat pembudidayaan pohon Gaharu ini terletak di hamparan bukit yang luas, penuh pohon-pohon menjulang tinggi dan rindang. Ternyata sebagian dari dugaan saya salah.

Saya berhenti di pinggir jalan, Tepat di depan beberapa petak tanah yang penuh berisi bibit-bibit pohon. Jika tidak ada yang memberitahu bahwa ini adalah lokasi pembudidayaan pohon Gaharu, saya mungkin akan mengira ini tempat jualan tanaman hias yang biasanya ada di pinggir jalan jalur hijau kota.

Bibit Pohon Gaharu

Bibit Pohon Gaharu

Lokasi Budidaya Pohon Gaharu di Lombok

Lokasi Budidaya Pohon Gaharu di Lombok

Bibit Pohon Gaharu

Bibit Pohon Gaharu

Namun memang di situlah, tempat pembudidayaan pohon yang dapat memberikan rezeki berlimpah untuk para petani lokal. Maharani pun mulai bercerita tentang awal mula ketertarikannya dengan pohon ini sejak zaman kuliah. Di mana pohon ini diyakini akan memberikan banyak manfaat jika diolah lebih lanjut. Akhirnya ditemukanlah sebuah serum yang dapat membantu pohon Gaharu punya nilai jual lebih kepada konsumen global.

Ia menceritakan, sebelum ditebang, Pohon Gaharu ini harus disuntikkan dengan serum tertentu untuk “menyakiti” pohon itu. Kemudian, Pohon Gaharu akan memberi “respon” dengan menghitamkan batangnya. Batang hitam tersebut akan mengeluarkan aroma yang kuat dan menjadi incaran produsen parfum dunia.

Sebelum ada serum injeksi, para petani Gaharu biasanya mencacah batang pohon sampai “luka”. Nanti pohon Gaharu yang terluka akan menghitam dan mengeluarkan wangi yang pekat. Namun sejak ada serum ini, kualitas jual pohon Gaharu semakin baik.

Pohon Gaharu yang telah "dilukai"

Pohon Gaharu yang telah “dilukai”

 

Setelah mendengar penjelasan Maharani tentang pohon Gaharu ini, saya bisa bilang bahwa pembudidayaan pohon ini bukan hanya bentuk mempertahankan ruang terbuka hijau di tengah pembangunan kota yang masif, tetapi juga bentuk investasi. Bayangkan bibit pohon Gaharu ini bisa diperoleh dengan harga di bawah 10,000 rupiah per pohon. Kemudian, setelah 5-7 tahun pohon ini laku terjual hinggal 50 juta per batang! WOW!

Lantas kenapa tidak banyak yang menanam pohon ini untuk masa depan? Inilah yang sedang dijalankan oleh Maharani. Ia bersama tim nya tidak lelah mengedukasi masyarakat bahwa menanam pohon di pekarangan rumah saja bisa menghasilkan puluhan juta rupiah untuk masa depan.

Saya pun sangat berminat untuk menanam pohon Gaharu ini, yang diwujudkan oleh tim Astra dengan mengajak saya ke sebuah lahan terbuka milik Maharani dan menanam sendiri pohon Gaharu milik saya (Yes! Saya akan kembali lagi 5 tahun kemudian untuk panen pohon Gaharu).

menanam pohon gaharu

menanam pohon gaharu

Saat ini berkat kegigihan Maharani, pohon Gaharu banyak dijumpai di Lombok, dan di daerah lain seperti Kalimantan Tengah, Merauke, Biak, dan Ambon. Untuk terus melestarikan Pohon Gaharu (sekaligus mengambil manfaatnya), Maharani mengelola Forum Petani Pecinta Gaharu sebagai wadah komunikasi antar petani Pohon Gaharu, dan berbagi informasi seputar pembeli / konsumen pohon ini.

Semoga dalam beberapa tahun ke depan, Indonesia bisa menjadi pemain utama dalam bisnis pohon Gaharu yang ternyata saat ini hanya berperan 10% saja dalam memenuhi kebutuhan Pohon Gaharu di dunia.

Ada yang berminat menjadi petani pohon Gaharu?

Be Sociable, Share!

← Previous post

Next post →

10 Comments

  1. Kalau ditanam di daerah ku, di Gunungkidul bisa tumbuh engga ya?

    Menarik banget dan aku pikir bisa membantu mengentas kemiskinan di masyarakat

    • @Jarwadi: Aku yakin bisa sih. Nah itu dia, aku juga berpikir yang sama. Ini alternatif untuk mengurangi kemiskinan, asal petani mendapat channel yang tepat, mereka semua bisa memanen puluhan juta rupiah untuk 5 tahun ke depan.

  2. pohon gaharu ini juga dibudidayakan di sumbawa walaupun belum banyak. hasilnya nanti memang menggiurkan tapi belum banyak yang menanam karena keterbatasan lahan dan betul, kurangnya edukasi. sehingga yang mengetahui hal ini masih segelintir orang.

    dulu, mami pengen nanam pohon ini di kebun, ntah kenapa gak jadi.. mungkin karena kurang sumber daya dari sana. padahal kalo dari dulu ditanam mungkin sekarang aku udah bisa beli rumah *lah :))))))

    • Iya, akupun berencana beli kemarin. Cuma agak susah sih kalau bawa bibit naik pesawat ke Jakarta. Tapi orang tua aku di Bali sudah aku bilangin buat beli. Lumayan kan, 5-7 tahun nanem dapet puluhan juta. 😀

  3. Selain di lombok bibitnya bisa didapetin di mana lagi, Phan? *berpikir untuk nanem juga*

    • Ada komunitasnya Chik, Komunitas Pecinta Gaharu. Trus kamu bisa beli juga bibitnya, dan ditanam di rumah

  4. Infonya mencerahkan , boleh minta alamat dan no kontak bpk Maharani. saya akhir maret mau ke lombok. siapa tau dapat ilmu
    budidaya gaharu lansung dari beliau . terima kasih mas bro.

    • Halo Lisa, kontak pak Maharani akan saya kirim lewat email ya :)
      Semoga bermanfaat 😀

  5. anto

    kami menjual 1200 pohon gaharu umur 14 tahun diametr 35-45cm lokasi kalimantan timur di jual Rp. 1.500.000/pohon jika bermnat hub: 081322384757 /085222440656

  6. Saya juga pernah ditawarin bibit pohon gaharu, tapi saya denger harga jualnya bukan berdasar batang pohonnya tapi cairan/minyak yang dihasilkan phon gaharu tersebut. kalo gak salah per kilonya 200 jutaan. Dan arab saudi menjadi salah satu negara yang tertarik dari minyak phon gaharu ini.

Leave a Reply