Benak saya masih menerawang membayangkan betapa akan banyak petani yang menjadi makmur jika mereka menanam pohon Gaharu dan memasarkan dengan benar.

Usai perjalanan melihat lokasi pengembangbiakan pohon Gaharu, hari berikutnya saya berkesempatan mengunjungi Aikperapa, Lombok, tempat sekolah yang dibangun oleh Marwan Hakim, pemenang SATU Indonesia Awards lainnya.

Dari Mataram, saya bergerak ke arah Timur, ke daerah kaki Rinjani. Di perjalanan saya sempat berbincang dengan Marwan Hakim yang berkisah tentang sekolah yang dibangunnya di tahun 2002 lalu.

Cerita beliau berawal dari tanah yang diwariskan oleh orang tua kepadanya dan saudara yang lain. Kemudian, alih-alih menggunakan untuk kepentingan pribadi, tanah tersebut atas keputusan bersama digunakan untuk membangun sekolah bagi anak-anak yang kurang mampu yang ada di sekitar sana.

Marwan Hakim

Marwan Hakim

Siswa Pramuka SD

Sekolah Marwan Hakim di Rinjani

Perlahan ia membangun sekolah dari level SD hingga SMP (yang menjadi SMP pertama di desanya) dan SMA. Kemudian baru-baru ini ia juga telah membuka kelas untuk Taman Kanak-Kanak. Semua dilakukannya untuk sebuah mimpi: membuat anak-anak di desanya ada yang menjadi sarjana.

Pada hari itu, Marwan mengumpulkan anak didiknya ke ruang serba guna/aula sekolah. Beberapa anak dengan sangat mantap memberikan aspirasi mereka. Sangat sederhana, tapi itu sungguh menyentuh saya. Seorang siswi, dengan mantap berkata di depan teman-temannya dan kami semua bahwa ia ingin menjadi guru di sekolahnya sekarang dan membuat anak-anak di desanya pintar. Saya tahu, siswi itu tidak ingin terlihat heroik, tetapi ia telah membuat komitmen untuk dirinya sendiri yang disaksikan oleh teman-temannya untuk menjadi seorang yang berguna dan berarti di lingkungannya. Inilah yang menjadi tujuan SATU Indonesia awards.

Memunculkan orang-orang positif yang membantu lingkungannya, dan berharap bahwa mereka yang telah melakukan aksi nyatanya ini dapat memberi inspirasi bagi jiwa-jiwa besar lainnya di Indonesia. Bayangkan jika kita punya ratusan orang seperti Marwan Hakim di Indonesia ini, atau ribuan orang seperti para pemenang SATU Indonesia Awards yang telah terpilih. Saya yakin Indonesia akan menjadi negara yang besar!

Ibu dan Murid menanam pohon Gaharu

Siswa SD Seragam Pramuka

Para Siswa sedang menyampaikan aspirasinya

Agrie Perwakilan Astra sedang Menyerahkan Pohon Gaharu

Dalam kunjungan ini, Marwan mendapatkan bantuan berupa bibit pohon Gaharu, dan ratusan unggas dari Astra. Iya unggas. Kenapa? Karena mereka ingin sekolah yang dibina oleh Marwan ini bisa benar-benar mandiri dan tidak melulu bergantung dengan sumbangan dari orang. Pohon Gaharu diharapkan dapat membantu sekolah dalam 5-7 tahun ke depan. Sedangkan unggas ini diharapkan dapat menghasilkan telur, yang dapat dimanfaatkan dengan dijual atau diolah sendiri untuk kebutuhan harian. Tentu ini juga akan mengajarkan anak-anak bagaimana berpikir kreatif untuk memenuhi kebutuhan mereka.

Penyerahan kandang bebek

SATU Indonesia Awards Lombok

Semoga, bantuan dari Astra melalui SATU Indonesia Awards ini, bisa memunculkan ratusan bahkan ribuan Marwan Hakim lainnya seperti yang diharapkan. Paling tidak hari itu saya sudah melihat satu calon orang besar dengan mimpi besarnya dari sekolah Marwan Hakim di Kaki Rinjani ini.

Be Sociable, Share!