»
S
I
D
E
B
A
R
«
Bab Perjalanan Pencarian Panjang (Part 2)
Nov 25th, 2009 by iphan

Disclaimer : Full Curhat!

Sebelumnya, silahkan baca postingan sebelumnya.

missing-piece

Keesokan harinya, setelah pembicaraan ditelepon dia pindah ke ibu kota tanpa ketemu dan pamitan dulu.

Kita masih sering telfon-telfonan dan SMS-an, hingga kecelakaan teknologi itu terjadi. Salah satu telfon seluler meluncurkan produk baru yang gratis SMS setiap hari. Semua orang seperti ganti nomer telfon. Termasuk aku dan dia. Kami kehilangan kontak satu sama lain.

Aku mencoba menghubungi nomer lama nya, tidak aktif. nomer ibunya (saking akrabnya aku sampe punya nomer ibunya) hilang bersama sim card yang satunya. sayang, teknologi friendster hadir ketika kami sudah lose contact.

Beberapa kali mengubrek-ngubrek friend list temen-temen lama di FS, tidak juga ketemu. Hingga teknologi berganti menjadi facebook. Aku pikir aku bisa menemukannya di FB, dimana sejuta umat memakainya. tetapi tidak ketemu. Google tak luput dari perhatianku. Segala keyword tentang dia aku tulis. dari nama lengkap, sampai tanggal lahir, mantan sekolahnya dulu, tetap tidak ketemu. Heran. Jangan-jangan anak ini gaptek banget sampai namanya gak muncul di google. Tapi enggak juga, secara dari SMP dia sudah punya email (dulu jarang banget ada anak SMP punya email). Dan emailnya pun sepertinya juga ganti. karena beberapa kali aku kirim email, tidak mendapat balasan.

Sampai akhirnya keajaiban itu datang. Pertengahan Oktober 2009. Aku iseng mencari namanya di Google, seperti sejuta kali yang pernah aku lakukan selama beberapa tahun terakhir. KETEMU! Ada satu page Friendster muncul dihalaman pertama google. Dan berisi tulisan namanya dia di profile. Begitu aku buka. Itu bukan dia. Tapi temannya. Aku liat last log in nya 24hr. Berarti orang ini baru buka FS. Tanpa meninggalkan kesempatan, aku mengirim privat message ke account tersebut. memberikan sedikit perkenalan, dan menanyakan tentang dia yang aku cari.

Aku tidak berharap banyak. berhubung jaman Friendster telah berakhir, aku pikir berapa sering sih orang buka FS secara intens sekarang?

Tapi keajaiban itu masih berlangsung. Orang yang aku kirimin message di FS itu membalas. Dan entah kenapa pemilic account ini mau memberikan alamat dia yang aku cari. tidak lengkap sih. hanya nama jalan saja tanpa nomer rumah, dan juga nama kosnya. Ya, info ini sedikit mencerahkanku. Setidaknya aku tau, Sekarang dia ngekos dan kuliah, di Bandung. Kota kelahirannya.

*bersambung*

Bab Perjalanan Pencarian Panjang (part 1)
Nov 24th, 2009 by iphan

disclaimer : Full curhat!

friendship

Cerita ini berawal dari tahun 2001.

Seorang perempuan sebaya, melangkahkan kakinya memasuki ruang kelas II.4, sebuah SMP Negeri di Bali. Satu kelas yang awalnya berisik, mendadak senyap. Semua memandangi dari ujung rambut hingga ujung kaki. Termasuk aku. Disanalah pertama kali aku melihatnya.

Duduk persis dibelakangku. Senyum basa-basi sekaligus grogi karena belum kenal siapa-siapa. Istirahat pertama, aku sok-sokan berani kenalan sama dia. Untungnya dia baik.

Tapi gak semua orang nganggep begitu…

Berhubung dia pindahan dari ibukota, dan sempat juga besar di kota kembang, dialeknya masih “Jakarta” sekali, lengkap dengan lo-gue nya. Sialnya, di sini orang-orang masih tertutup untuk menerima hal berbeda semacam itu. Akhirnya munculah diskriminasi. Banyak yang bilang dia sombong, sok gaul, belagu, sok Jakarta, suaranya dibuat-buat, dan lain sebagainya. Sebuah adaptasi yang cukup sulit untuk perempuan kecil seusianya.

Beruntung aku dibesarkan disekolah swasta yang banyak pendatangnya. Setidaknya aku bisa menerima apa yang tidak bisa diterima kebanyakan temen-temenku di SMP Negeri itu.

Dalam waktu singkat, kami jadi sangat akrab. Dia ikut ekskul yang sama seperti aku, karate. Trus aku juga ngajak dia ikut ekskul KIR (hahaha, dari dulu, aku ini tukang hasut yang ulung). Begitulah sampai kami lulus sekolah menengah pertama ini.

Kami pisah sekolah. Aku di SMA Negeri itu, dia di SMA Swasta itu.

Kami masih kontak-kontakan (kebetulan rumah kami juga satu kompleks, tapi beda blok). Sampai awal kenaikan kelas 2 SMA, tahun 2004.

Malam hari dia menelepon.. Nanya kabar seperti biasa. Lalu, mulailah pembicaraan itu. Dia bilang harus pindah ke Jakarta. Aku masih tenang, karena aku pikir masih beberapa bulan lagi. Tapi ternyata, dia bilang besok. Iya benar-benar besok dia berangkat.

Senyap.

*bersambung*

kabur ke bali dan sang anonymous
Mar 24th, 2008 by iphan

Hyaaahhh….!!! kok aku di Bali?! Kenapa??? Siapa yang membawa aku kesini??? ulah siapa ini? Eniwei, siapa aku??? *pura-pura amnesia*

*diceburin ke laut, biar inget lagi*

Oke-oke… Aku emang lagi di Bali. Beberapa waktu lalu Zordon nelfon aku, dan nyuruh aku segera pulang… Karena merasa amat sangat penting sekali, akhirnya aku kabur dari rutinitasku di jogja, menuju pulau seribu kenangan itu… *ambil serbet, ngelap ingus*

Sampai di Bali, apa yang terjadi?! aku kejebak! Kejebak di dalem kurungan ayam. Ndak bisa kemana-mana… Lewat sudah impianku untuk menatap sunset dilembayung bali bersama buih ombak dan pohon kelapa **bahasamu naak!**

Lebih gawat dari nggak liat sunset! Aku di sini diProspek!!! oke sodara, sekali lagi DIPROSPEK!!! Sama MLM mana? Sayangnya bukan dari tiensi, si en ai, ato merek MLM terkenal lainnya. Tapi aku diprospek sama papi mami tercinta. Demi masa depan yang (gak tau) cemerlang (atau nggak).

Dan disini nggak ada Leonardo (motorku.red) yang bisa bawa aku pergi jalan-jalan. Jadi, Ndak kelayapan kemana mana. Maka, Jadilah aku iphan si anak rumahan. *mencopot atribut sebagai iphan si anak jalanan*. Dan parahnya lagi, disini aku nggak disediakan bendwit sepuasnya!!! Harus nunggu malem hari, baru bisa make internet (dasar dial up!).

Gara-gara itu, aku jadi ndak apdet sama gosip-gosip hot seputaran ranah blog. Sampai akhirnya aku ditelfon sama guruku, dan menceritakan kejadian yang lagi hot-hotnya dibicarain (padahal kalo aku bahas sekarang, udah basi banget). Begitu aku dial up! (baca : internetan) aku langsung ke TKP. Ngecek sana dan sini serta situ.

Weleh… Ada-ada aja… Emang penting banget yah, link ato blogroll itu?! Huehuehue… mungkin buat aku yang cuman pengen ngeblog aja, blogroll ato link ga penting-penting banget. Tapi, nggak nyalahin juga, kalo ada yang ngerasa penting.

Maka jadilah postingan itu sensasional. Dibahas dimana-mana (hihihi… emang dahsyat tikabanget effect itu, ngalah-ngalahin axe effect. Bikin parfum aja kamu tik!).

Aku pikir, sensasinya cukup sampe situ ajah. Eh ternyara, topiknya dilanjutin lagi loh sama si penulis awal. Seri 2 dan seri 3. huuu… ada apa ini?! Memanfaatkan situasikah? Untuk mendapatkan sensasi yang lebih? (wong judulnya aja udah mengundang) Entahlah… itu urusannya bukan urusan saya ato urusan mereka.

Nah, (loh, lanjut lagi ya?!) ternyata, ada beberapa komentar di postingan itu yang ngeganggu aku. Itu loh, komen yang anonymous. Di situ, sang tanpa nama, ngasi komen yang kayaknya berniat mau memoderatori. Tapi, kalo emang bener gitu, bukan tika ajah berarti yang jadi moderator khilaf :D .

Lha, suka-suka penulisnya kan mau nulis apa di blognya. Walopun aku juga ndak sreg sama topik yang di angkat si penulis. Tapi, itu toh blognya dia. Masa dilarang-larang, mau ngebahas topik apa?! Ini kan blog, bukan media konvensional. Asal bisa dipertanggung jawabkan, mau nulis apa juga terserah. Yang lebih ndak etis dan ndak okeh itu, si penulis komen, nggak mau ngasi nama. Jadi berkesan ndak bertanggung jawab. Padahal aku pengen pro si komentator. Jadi batal deh… apalagi, kata-katanya juga seru banget buat di jadiin skrip sinetron. Hehehe…

*tarik nafas… hembuskan…*

Yah, begitu deh. Pokoknya aku taunya ngeblog aja lha ya… ndak ikut macem-macem. Wong ngeliat HTML aja masih puyeng. huhuhu… ada yang mau ngajarin aku baca huruf-huruf HTML itu?! Aku bener-bener ndak mudeng.

Futnot : Maap, ndak ada skrinsyuut pas aku di bali… namanya juga lagi kabur….

Tulisan yang berhubungan :

http://www.cosaaranda.com/saya-senior-yang-sombong.htm

http://tikabanget.dagdigdug.com/2008/03/20/perbedaan-wordpress-dan-blogger/

http://www.info-baru.com/2008/03/perbedaan-blogger-vs-wordpress.html

http://www.info-baru.com/2008/03/cosaaranda-senior-yang-sombong.html

http://www.bayumukti.com/pemakai-wordpress-sombong

»  Substance: WordPress   »  Style: Ahren Ahimsa